
AC Milan lolos dari kekalahan memalukan saat menjamu Reggina melalui gol penalti Ricardo Kaka. Kedua tim beda kasta berbagi gol 1-1. Milan gagal menguntit Inter Milan, dan Reggina tak beranjak dari zona degradasi.
Davide Di Gennaro, pemain kelahiran Milan yang pernah dididik I Rossoneri, membuka skor untuk Reggina menit ke-34. Kaka menyamakan kedudukan lewat titik penalti menit ke-67.
Meski berstatus penghuni dasar klasemen, Reggina bermain penuh percaya diri. Mereka tidak bermain bertahan, dan membiarkan lini tengah dikuasai AC Milan. Bahkan Reggina memperoleh peluang pertama mencetak gol saat Francesco Cozza melepas tembakan dari luar kotak penalti.
Milan baru mendapatkan peluang lewat Mathieu Flamini menit kesembilan. Lima menit berikutnya giliran Kaka gagal memanfaatkan umpan tandukan Marek Jankulovski.
Menit ke-19, Flamini dan Kaka berturutan mendapatkan peluang, tapi tembakan keduanya masih bisa diblok pemain belakang Reggina. Dua menit berikutnya giliran Davide Di Gennaro gagal memanfaatkan umpan Carlos Carmona untuk menjadi gol bagi Reggina.
I Rossoneri sempat kesulitan selama 12 menit, sampai akhirnya Di Gennaro mencetak gol ke gawang tim yang pernah mengasuhnya. Publik Milan terdiam, meski mereka yakin I Rossoneri bisa membalas.
Sebelum babak pertama berakhir Pato dan Ronaldinho memperoleh peluang menyamakan kedudukan.
Di babak kedua, Carlo Ancelotti menarik keluar Massimo Ambrossini menit ke-56 dan memasukkan Clarence Seedorf. Ancelotti berharap timnya terus menekan, agar pemain belakang Reggina melakukan kesalahan.
Namun Ancelotti harus menunggu sampai menit ke-67 untuk melihat hal itu terjadi. Matej Krajcik kesulitan menahan Pato, dan melakukan pelanggaran terhadap striker asal Brasil itu. Wasit Nicola Pierpaoli memberi hadiah penalti kepada tuan rumah, dan Kaka mengeksekusinya dengan baik.
Milan memperoleh beberapa peluang lagi lewat Gianluca Zambrotta, Filippo Inzaghi, David Beckham, Pato, Marek Jankulovski, dan Clarence Seedorf. Semuanya terbuang.
0 comments:
Post a Comment