Portsmouth berhasil menahan imbang tuan rumah Stoke City 2-2 di Stadion Britannia. Keberhasilan Pompey mencuri satu angka ini berkat gol bunuh diri bek Stoke, Ryan Shawcross.
Dalam duel itu, tuan rumah lebih mendominasi laga. Pada babak pertama, The Potters setidaknya menciptakan tiga peluang emas. Sesekali, Portmouth pun melancarkan balasan. Namun, kedua kubu terpaksa menutup babak pertama dengan skor kacamata.
Melihat timnya sulit mencetak gol, pelatih Stoke, Tony Pulis menarik gelandang Liam Lawrence dan memasukkan Michael Tonge. Perubahan itu belum memberi hasil, ketika pelatih Portsmouth, Paul Hart, juga mengusahakan perbaikan serangan dengan mengganti Angelos Basinas dengan gelandang Hayden Mullins.
Perubahan taktik kubu Pompey sepertinya lebih efektif. Terbukti, tiga menit setelah pergantian pemain, Pompey menggetarkan jala tuan rumah melalui Niko Kranjcar yang memanfaatkan bola sodoran David Nugent. Sayang, keunggulan itu tidak bertahan lama. Pelanggaran handsball Glen Johnson di kotak terlarang, berujung hadiah penalti bagi Stoke. James Beattie yang dipercaya mengeksekusi tak menyia-nyiakan kesempatan. Kedudukan berubah menjadi 1-1.
Tak puas dengan satu gol, dua menit setelah penalti, Beattie kembali menggetarkan gawang David James usai meneruskan umpan Danny Pugh. Tuan rumah unggul 2-1.
Memasuki menit ke-90, tuan rumah masih unggul dan sepertinya tak mungkin kehilangan tiga angka.Sial, menjelang detik-detik terakhir, Ryan Shawcross salah mengantisipasi tembakan bek Herman Hreidarsson. Pompey pun selamat dari kekalahan.
Dengan hasil itu, Pompey berhak menghuni posisi ke-14 dengan 28 poin. Sementara Stoke masih tertahan di posisi ke-17
0 comments:
Post a Comment